Trilema Blockchain
Trilema blockchain merujuk pada tantangan untuk mencapai tiga tujuan utama dalam jaringan blockchain: desentralisasi, keamanan, dan skalabilitas. Dicetuskan oleh salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, konsep ini menyatakan bahwa sebuah blockchain hanya dapat mencapai dua dari tiga kualitas tersebut pada satu waktu tanpa mengorbankan yang ketiga. Sebagai contoh, Bitcoin sangat terdesentralisasi dan aman, namun berjuang dengan masalah skalabilitas, yang berarti tidak dapat menangani sejumlah besar transaksi per detik. Di sisi lain, beberapa blockchain yang lebih baru, seperti Binance Smart Chain, mungkin mengorbankan tingkat desentralisasi demi mencapai skalabilitas yang lebih tinggi dan menjaga keamanan. Menyelesaikan trilema blockchain adalah salah satu tujuan utama blockchain generasi ketiga, karena mereka berusaha meningkatkan skalabilitas tanpa mengorbankan keamanan atau desentralisasi. Inovasi seperti sharding, solusi layer-2, dan mekanisme konsensus baru sedang dikembangkan untuk mengatasi masalah ini.
Anda mungkin juga menyukai

Apa Itu Kripto RCSC? Mata Uang Cadangan Socialcom di Solana
RCSC adalah token berbasis Solana yang dirancang sebagai mata uang cadangan untuk ekosistem perdagangan sosial. Pelajari tokenomics, snapshot pasar, risiko, dan jelajahi RCSC di WEEX.

Total Value Locked (TVL)
Total Value Locked (TVL) mewakili nilai agregat aset yang didepositokan atau di-staking dalam protokol DeFi atau ekosistem blockchain, biasanya diukur dalam mata uang seperti USD.

Exchange Terpusat (CEX)
Exchange Terpusat (CEX) adalah jenis bursa mata uang kripto yang beroperasi melalui otoritas pusat atau perantara.

Keuangan Tradisional (TradFi)
Keuangan Tradisional (TradFi) merujuk pada sistem keuangan konvensional yang beroperasi melalui lembaga terpusat seperti bank, bursa efek, dan badan pengatur.

Aset Dunia Nyata (RWA)
Aset Dunia Nyata (RWA) adalah aset berwujud atau finansial yang ada di dunia fisik dan dapat ditokenisasi atau direpresentasikan di blockchain.

Zero-Knowledge Proofs (ZKPs)
Zero-Knowledge Proofs (ZKPs) adalah metode kriptografi yang memungkinkan satu pihak (pembukti) untuk membuktikan kepada pihak lain (verifikator) bahwa suatu pernyataan adalah benar tanpa mengungkapkan informasi tambahan apa pun selain validitas pernyataan itu sendiri.

Kredensial Terverifikasi (VC)
Kredensial Terverifikasi (VC) adalah representasi digital dari klaim atau pernyataan tentang individu, organisasi, atau entitas yang dapat diverifikasi secara kriptografis untuk keaslian dan integritasnya.

Pengenal Terdesentralisasi (DID)
Pengenal Terdesentralisasi (DID) adalah jenis pengenal baru yang memungkinkan identitas digital yang dapat diverifikasi dan berdaulat mandiri.

Jaringan Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi (DePIN)
Jaringan Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi (DePIN) adalah kerangka kerja inovatif yang mengintegrasikan teknologi terdesentralisasi, seperti blockchain dan buku besar terdistribusi, dengan sistem infrastruktur fisik.

Ripple
Ripple adalah protokol pembayaran digital dan mata uang kripto yang memfasilitasi transfer uang internasional yang cepat dan berbiaya rendah.

Aplikasi Terdesentralisasi (dApps)
Aplikasi Terdesentralisasi (dApps) adalah aplikasi perangkat lunak yang berjalan di jaringan terdesentralisasi, biasanya dibangun di atas teknologi blockchain.

Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Autentikasi Dua Faktor (2FA) adalah proses keamanan yang meningkatkan perlindungan akun pengguna dengan mewajibkan dua bentuk identifikasi terpisah sebelum memberikan akses.

Player Versus Environment (PvE)
Player Versus Environment (PvE) adalah mode permainan dalam video game di mana pemain bersaing melawan lawan yang dikendalikan komputer atau tantangan, bukan pemain manusia lainnya.

Token Generation Event (TGE)
Token Generation Event (TGE) adalah peristiwa penting dalam ruang blockchain dan mata uang kripto di mana token digital baru dibuat dan didistribusikan kepada investor atau publik.

Solana
Solana adalah platform blockchain berkinerja tinggi yang dirancang untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan transaksi mata uang kripto dalam skala besar.

Transaksi Per Detik (TPS)
Transaksi Per Detik (TPS) adalah metrik kinerja utama yang digunakan untuk mengukur jumlah transaksi yang dapat diproses oleh sistem dalam satu detik.

Fill-Or-Kill (FOK)
Fill-Or-Kill (FOK) adalah jenis order yang digunakan dalam trading yang mengharuskan seluruh order dieksekusi segera secara keseluruhan atau tidak sama sekali.

Immediate-Or-Cancel (IOC)
Immediate-Or-Cancel (IOC) adalah jenis order yang digunakan dalam trading yang mengharuskan order dieksekusi segera atau terisi sebagian, dengan bagian yang tidak terisi langsung dibatalkan.
Apa Itu Kripto RCSC? Mata Uang Cadangan Socialcom di Solana
RCSC adalah token berbasis Solana yang dirancang sebagai mata uang cadangan untuk ekosistem perdagangan sosial. Pelajari tokenomics, snapshot pasar, risiko, dan jelajahi RCSC di WEEX.
Total Value Locked (TVL)
Total Value Locked (TVL) mewakili nilai agregat aset yang didepositokan atau di-staking dalam protokol DeFi atau ekosistem blockchain, biasanya diukur dalam mata uang seperti USD.
Exchange Terpusat (CEX)
Exchange Terpusat (CEX) adalah jenis bursa mata uang kripto yang beroperasi melalui otoritas pusat atau perantara.
Keuangan Tradisional (TradFi)
Keuangan Tradisional (TradFi) merujuk pada sistem keuangan konvensional yang beroperasi melalui lembaga terpusat seperti bank, bursa efek, dan badan pengatur.
Aset Dunia Nyata (RWA)
Aset Dunia Nyata (RWA) adalah aset berwujud atau finansial yang ada di dunia fisik dan dapat ditokenisasi atau direpresentasikan di blockchain.
Zero-Knowledge Proofs (ZKPs)
Zero-Knowledge Proofs (ZKPs) adalah metode kriptografi yang memungkinkan satu pihak (pembukti) untuk membuktikan kepada pihak lain (verifikator) bahwa suatu pernyataan adalah benar tanpa mengungkapkan informasi tambahan apa pun selain validitas pernyataan itu sendiri.


